Tanpa kita sadari saat kita mengerjakan atau melakukan sesuatu ada harapan yang ingin kita gapai jika pekerjaan itu selesai.
Memang tidak salah memiliki atau meletakkan harapan ..
Yang menjadi perbedaan dalam meletakan harapan adalah, saat kita berharap mendapatkan sesuatu balasan yang langsung atau tidak langsung menjadi parameter kebahagiaan kita.
Saat kita berharap balasan dari dunia maka kita MUNGKIN akan kecewa, karena harapan itu bisa jauh dari kenyataan, tapi kemungkinan lain adalah yang kita dapatkan sesuai yang kita harapkan.

Contoh : ...
Hukum Newton ke 2, "Sebab Akibat". Jika kita mencintai sesorang maka orang itu akan membalas mencintai kita. Kita berharap jika kita memberikan yang terbaik maka orang itu akan memberikan yang terbaik bagi kita. Ternyata jawabannya adalah BELUM TENTU.....

Contoh : ...
Dalam bekerja di kantor, kita bekerja keras dan maksimal karena berharap akan mendapat apresiasi yang baik dari atasan kita, kita berharap naik pangkat, naik gaji dll.
Tapi hasilnya BELUM TENTU.

Tapi jika kita Meletakkan Harapan kita agar kita mendapat kebaikan dari Allah SWT, dan apa yang kita kerjaakan sudah seperti apa yang Allah SWT kehendaki, maka kali ini HUKUM NEWTON akan berjalan.
Karena ALLAH SWT pasti meresond apa yang kita lakukan dengan kebaikan.
Oleh sebab itu, sebaik-baiknya meletakkan harapan adalah semuanya di kembalikan kepada Allah SWT, sehinga apapun yang kita kerjakan tidak berlandaskan nilai-nilai duniawi.

Setelah beberapa kali kecewa akibat salah meletakkan harapan, semoga dalam perjalanan kehidupan saya yang berikutnya saya bisa meletakkan harapan saya sebagaimana harusnya.

Jadi urutannya adalah :

  1. Semua tindakan kita harus diniati hanya untuk kebaikan dan ridha dari Allah SWT.

  2. Setelah semua itu kita kerjakan, maka kita ikhlaskan apapun hasil yang kita dapat, karena kita yakin jika niat kita hanya kepada Allah SWT, maka Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi kita.



Semoga bermanfaat