gullivers-travels-movie-posterHari ini kami bertiga nonton Gulliver's Travel di 21 E-Walk, refreshing bagi Bunga setelah menerima rapot semesteran.
Ini adalah filem komedi semi musikal, cukup menyenangkan, ringan dan dapat membuat tertawa.
Pemain utamanya adalah Jack Black (School of Rock dan Kingkong), yang sedikit di sayangkan adalah gaya Jack Black sebagai Gulliver sangat kental sebagai Dewey Finn di School of Rock, sehingga saya seperti melihat filem ulangan School of Rock di filem ini.

Lupakan School of Rock ...
Secara keseluruhan filem ini termasuk settingnya bisa dibilang lumayan bagus, sehingga tidak ada kesan kuno dalam filem ini, walaupun di negeri Liliput, semuanya seperti abad pertengahan di kerajaan Inggris.
Kesan kolosal saat perahu Gulliver masuk kedalam pusaran air ke atas sangat bagus dan realistik ("mencekam"), saya jadi teringat filem Last Storm.
Kesan modern yang menonjol di filem ini adalah robot mirip IRONMAN, sangat futuristik tetapi tetap tidak masuk akal, ups saya lupa kalau ini memang cerita dongeng.

Apa yang bisa diambil dari filem ini adalah,
"Semua pekerjaan tidak ada yang kecil, semua pekerjaan ini sama pentingnya dengan pekerjaan lain, kadang kita sendiri yang minder dan mengecilkan diri kita sendiri", saya jadi teringat 5 Fingers Management yang sering dilupakan para Direksi di perusahaan besar.
Dan ada lagi yang lain, yaitu jangan jadi PLAGIATOR, pasti suatu saat akan ketahuan juga.