Stroke adalah sebuah kondisi dimana supply darah ke jaringan otak terganggu, baik itu supply darah tidak ada ataupun hanya berkurang dari yang dibutuhkan.
Kekurangan supply darah ini menyebakan adanya reaksi biokimia yang dapat merusakkan sel-sel saraf diotak. Kerusakan jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu.

Penyumbatan jalan darah itu bisa diakibatkan oleh emboli (embolus:= zat asing) yang dapat berupa Kholesterol , gumpalan darah ataupun oleh udara juga bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah.

Apa saja faktor resiko terjadinya stroke :

  1. Akibat Gaya Hidup dan ini dapat diperbaiki : Merokok, Alkohol, Stress, Obesitas dll
  2. Genetik atau Sakit Bawaan : Penyakit Jantung, Anemia, darah tinggi dll

Stroke_01 Stroke_02

20% sd 40% stroke didahului dengan TIA (Transcient Ischemic Attack) yang disebut juga dengan gajala sementara. Gejala tersebut adalah

  1. Muka : Muka Turun, atau sebagian dari wajah ada yang turun (penyok), coba indikasikan dengan meminta dia tersenyum.
  2. Tangan : Minta dia menaikkan tangannya, apakah ada salah satu tangan yang lemah.
  3. Bicara : Minta dia untuk berbicara kalimat sederhana “A I U E O”. hati-hati jika dia berkata Pelo
  4. ?

Diagnosis Presisi
Hal yang paling tepat untuk diagnoses Stroke adalah CT-Scan atau MRI, karena dengan itu dapat diketahui penyebab stokenya, apakah akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Satu dari empat orang yang terkena stroke meninggal dalam satu tahun, mereka yang lolos dari maut dapat menderita cidera otak yang berpengaruh pada kemampuan bicara, daya ingat dan pola pikir juga kelumpuhan.
Proses menuju penyakit stroke adalah dimulai pada awal usia 40-an, oleh sebab itu mulailah mencegahnya dengan matikan ROKOK, perhatian dengan TEKANAN DARAH, kurangi BERAT BADAN, sempatkan diri BEROLAH RAGA, perbanyak makanan BERSERAT dan hindari STRESS.