nexf3logoKadang untuk street photo dan jurnalism photography, kita tidak bisa selalu membawa DSLR yang besar dan berat .... kita memerlukan camera compact tentunya dengan kwalitas yang bagus ....

sold

Kenapa Memilih NEX-F3
Berbekal pengalaman pernah membeli camera pocket dan hasilnya tidak begitu istimewa, dan dibantu dengan beberapa forum akhirnya aku memutuskan mencari secondary camera yang kecil, ringkes dibawa dan hasilnya bagus ... akhirnya pilihan jatuh ke Sony RX-100 dan Sony NEX
Tadinya concept mobilty dari pocket yang bener-bener bisa masuk ke kantong adalah alasan utama untuk membeli camera compact dan sudah pasti pilihannya adalah RX-100, tetapi kebayang beberapa lensa di drybox yang tidak bisa dimanfaatkan karena hanya bisa di pakai di Alpha, maka akhirnya saya condong ke Sony NEX.

Nah banyak lagi pilihannya, apakah NEX-F3 atau NEX-5 ... ? , untuk pilihan NEX-7 saya tidak begitu memilih disebabkan faktor harga yang menurut saya tidak realible untuk camera compact, kenapa tidak memilih NEX-5, karena flash yang tidak menyatu dengan body, yang harus dipasang dulu dan karena lcd viewernya tidak bisa diputar 180 derajat untuk fungsi self potret.
Setelah memiliki ternyata banyak yang aku suka dari camera ini,

  • Tilt LCD Viewernya,
  • Smooth Face Correction (ini disukai oleh para wanita hasil photo lebih cantik dari aslinya, hehehehe ... )
  • ISO yang mumpuni untuk photo di lingkungan yang gelap
  • Fungsi Self Photret ada timernya, sehingga setelah photret terlihat timer agar kita bisa gaya dulu ...

Namun sayang, confert LA-EA1 sangat lambat untuk mencari fokus, sepertinya harus pindah ke LA-EA2

Spesifikasi Teknis :
Sensor: CMOS APS-C 16.1 megapixel
Processor: BIONZ
ISO: Auto, 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400, 12800, 16000
White balance presets: 6
File format: JPEG, RAW (ARW 2.2 Format), RAW+JPEG
LCD: Tilting LCD 3-inci TFT XTRA Fine
Built in Flash: ya
Video: Full HD 1080p
Berat: 314 gram
Ukuran: 117x67x42 mm